Sabtu, 08 Juni 2013

Instalasi Backtrack Berbasis GUI di VirtualBox

Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBoxAssalamualaikum sahabat Teknonesia, kali ini saya akan beberbagi sedikit pengetahuan saya  mengenai instalasi Backtrack berbasis GUI di VirtualBox. Mungkin sahabat Teknonesia sudah mengetahui apa itu Backtrack tapi saya coba menjelaskan sedikit,  mana tahu ada diantara teman-teman yang lupa ataupun sama sekali tidak tahu. Backtrack adalah sistem operasi berbasis Linux, distro yang satu ini adalah turunanan dari Slackware. Pada tutorial ini saya menggunakan Backtrack 5 R3. Langsung aja kita mulai proses installasinya tapi sebelumnya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan:
  • File ISO Backtrack 5 R3
  • Software Oracle VM VirtualBox
Berikut adalah tahapannya:
  • Buka software VirtualBox yang sudah terinstal di laptop atau komputer Anda. Lalu klik <New>
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (1)
  • Klik <Next> atau tekan tombol [Enter] pada keyboard.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (2)
  • Selanjutnya beri nama untuk membuat mesin virtual baru, pilih jenis sistem operasi dan versi yang kita gunaka. Karena pada pilihan versi tidak ada Backtrack, jadi saya pilih <Other Linux>, klik <Next>
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (3)
  • Gunakan slider untuk mementukan berapa banyak memori yang Anda inginkan atau bisa langsung ketik pada bagian label. Saya akan menggunakan 512MB. Klik <Next> untuk melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (4)
  • Kemudian buat hard disk virtual dengan cara pilih <Create new hard disk>
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (5)
  • Pilih tipe file-nya, di sini saya menggunakan tipe file VDI (VirtualBox Disk Images). Klik <Next>
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (6)
  • Berikutnya adalah jenis hard disk. Anda memiliki pilihan antara Dynamically allocated (lokasi dinamis)  dan Fix (tetap). Saya memilih Dynamically allocated karena hard disk virtual yang akan digunakan oleh Barcktrack yang akan kita install nantinya mungkin semakin lama semakin besar, jika Anda menambahkan data atau file ke hard disk virtual dari Backtrack. Contohnya jika Anda  menambah file atau mengunduh (download) file, maka hard disk virtual akan bertambah kapasitasnya. Namun jika memilih Fix berarti hard disk virtual besifat pasti ataupun tetap, maksudnya tidak bisa bertambah besar, sesuai dengan kapasitas yang Anda tentukan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (7)
  • Selanjutnya buat kapsitas hard disk, saya menggunkan 25Gb tetapi dalam hal ini sesuaikan lah dengan kebutuhan Anda. Klik <Next> untuk  melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (8)
  • Kemudian klik <Create> untuk mebuat mesin virtual nya.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (9)
  • Selanjutnya akan muncul tampilan seperti berikut ini. Selanjutnya pilih <Start>, klik <Next> untuk melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (10)
  • Kemudian searach file iso yang Anda mau booting atau install pada virtual box.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (11)
  • Pada bagian ini tergantung dimana Anda meletakan file iso nya. Kemudian klik <Open>, lalu <Start> untuk  memulai.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (12)
  • Menu boot Backtrack akan memuat. pilih <Default booting Text Mode>. Tekan [Enter] untuk melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (13)
  • Ketik startx pada CLI
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (14)
  • Double klik icon <Install Backtrack> pada desktop untuk menginstall Backtrack.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (15)
  • Jendela instalasi Backtrack akan terbuka. Pilih bahasa yang  Anda ingikan (pada tutorial ini saya memilih English) dan klik <Forward> untuk melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (16)
  • Selanjutnya pilih wilayah dan zona waktu, klik <Forward> untuk melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (17)
  • Pilih layout untuk keyboard Anda.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (18)
  • Pilih <Erase and use the entire disk>, sebenarnya Anda bisa saja membagai partisi secara manual memilih <Specify Partition Manually>, namun membaginya sesuai dengan kebutuhan Anda. Klik <Forward> untuk melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (19)
  • Langkah terakhir, muculnya informasi verifikasi. Klik <Install> untuk melanjutkan.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (20)
  • Sambil menunggu proses penginstallan, bolehlah sambil ngemil makanan ringan dan secangkir kopi yang bisa bongkar kebiasaan lama :D
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (21)
  • Klik <Restart Now>
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (22)
  • Setelah reboot Backtrack R3, Anda akan berada di log di prompt. Ketik root untuk username dan password untuk toor. Ketik startx untuk membuka tampilan desktop.
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (23)
Instalasi Backtrack Berbasis GUI  di VirtualBox (24)
Akhirnya selesai juga installasi Backtrack 5 R3 saya kali ini, semoga hal ini bermamfaat bagi shabat Teknonesia. Saatnya saya ucapkan Allhamdulillah.

Sabtu, 29 Desember 2012

Tehnik Dasar Edit Foto yang biasa dipake Fotografer 

 

 

Saya ucapkan selamat Natal buat yang ngerayain dan Met Tahun Baru 2013 semoga tahun depan Semakin Sukses. Mudah-mudahan tahun depan bisa sering-sering posting ya. Kangen juga nulis tutorial di ilmuphotoshop.com hehehe.
Sekarang lebih enaknya ngebahas cara ngedit foto ala fotografer aja yah.. Edisi kali ini kita belajar mengedit foto dengan cara mengganti background dan menyesuaikan pencahayaan antara objek dan background nya.
Ada banyak cara yang dipake oleh fotografer untuk memperindah foto hasil jepretannya salah satu nya adalah mengganti background supaya sesuai dengan skenario yang dirancang nya. Atau ada juga yang sudah sesuai skenario baik itu background, pencahayaan atau pose nya , ini sih tinggal edit gelap terang dan tajam lembut nya saja.
Tutorial sekarang ini pake 3 gambar, background, objek dan pernak pernik nya. .

Cara mendownload gambar-gambar diatas, klik untuk memperbesar > klik kanan save image
Pertama buka gambar Objek nya :

Seleksi Objek menggunakan pen tool

Kalo udah semua terseleksi, Klik kanan > make selection = 0

Hasilnya akan seperti ini :

Sekarang buka Background nya ( cari yang sesuai dengan dimensi foto )

Drag Foto objek yang udah terseleksi tadi ke background dan atur posisinya.

Si objek keliatan ngambang dan gak napak ke tanah..
Buat layer baru di bawah layer Objek. Gunakan Brush warna hitam untuk membuat bayangan.

Sekarang gak keliatan ngambang kan ? :D
Buat layer baru lagi di atas layer bayangan, ini untuk membuat bayangan yang gak terlalu gelap.
Brush dengan warna hitam lagi di sekitar tanah, Opacity di set sekitar 50%.

Untuk memperhalus potongan atau hasil crop objek, gunakan smudge tool Strength 40% , soft round.
Drag pelan-pelan disekitar tepi objek yang kurang bagus.

Kalo udah keliatan ok, sekarang kita sesuaikan warna objek dengan background nya.
Masih di layer Objek. Klik Image >Adjustment > Hue/saturation, kurangi warna nya.

Klik Image > Adjustment > Color Balance
bagian ini  nanti disesuaikan dengan background nya.. untuk background yang kita pake sekarang, settingan nya seperti ini :



Buat layer baru di bawah layer objek. Brush dengan warna putih disekitar objek.

Klik FILTER > Blur > Gaussian Blur

Set Opacity menjadi 20%

Buka File Stars.jpg, Drag ke belakang layer objek dan atur posisinya.

Klik Image > Adjustment > Color balance

Ganti Layer Effect menjadi Screen dan Set Opacity menjadi 50%

Hasilnya :

Selamat mencoba :D